Tuesday, 5 November 2013

Pernahkah Anda Menghitung Angka Dari Kata "INDONESIA" ?


mari kita hitung

I : 9
N : 14
D : 4
O : 15
N : 14
E : 5
S : 19
I : 9
A : 1

"berdasarkan urutan abjad A=1, B=2, C=3 D=4 dan seterusnya"

dari semua angka, yang muncul hanya angka
"1 9 4 5", tentu ini bukan kebetulan, Ini
adalah Karunia Dari ALLAH

Nah coba kita jumlahkan semua angka dari
kata "INDONESIA", Jumlahnya adalah "90"


dalam Al Quran, Surat ke 90 adalah Surat Al-Balad yang
artinya "NEGERI".

Tentu ini bukan suatu kebetulan, ini semua karunia yang luar Biasa !!
Subhanallaah, Walhamdulillaah, Wa Laa ilaaha illallaah, Wallaahu akbar..!!!!!

Sumber : >>>

Bagaimana dengan nama JOKO WIDODO ??
silahkan simak pada gambar berikut ini :


121 dalam Islam disini >>> 
Rahasia angka 11 disini >>> 

Bagaimana dengan MUHAMMAD ?? 
M = 13
U = 21
H = 8
A = 1
M = 13
M = 13
A = 1
D = 4
* Kalau dijumlah = 13+21+8+1+13+13+1+4 = 74 (7+4=11)

Bagaimana dengan ISA (Jesus)
I = 9
S = 19
A = 1
* Kalau dijumlah = 9+19+1 = 29 (2+9=11)

Atau JESUS
J = 10
E = 5
S = 19
U = 21
S = 19
* Kalau dijumlah = 10+5+19+21+19 = 74 (7+4=11)  <--- Jumlah yang sama dengan MUHAMMAD (74)


Ketika Jokowi dihujani fitnah dan caci maki oleh lawan politik (musuh-musuhnya), apakah Jokowi pernah marah ataupun menuntut para pemfitnah ??? TIDAK PERNAH ... malah justru Jokowi memaafkan dan menanggapi segala fitnah dengan senyum dan sikap tenang. Hal ini adalah cermin bagi umat yang terlihat nyata mampu menerapkan perilaku Nabi nya dalam kehidupan sehari-hari. 

Sama sekali bukan maksud penulis untuk 'me-nabi-kan' Jokowi, TAPI penulis merasa perlu meneladani tokoh/figur yang perilakunya bersesuaian dengan apa yang telah diajarkan oleh para Nabi. Dan Ajaran para Nabi itu tidak hanya berlaku bagi pemimpin publik, tapi juga berlaku bagi kita semua yang menjadi umatnya, untuk senantiasa menjadikan ajaran tersebut dalam keseharian kita baik sikap maupun perilaku sehari-hari.

Allah selalu memberi tanda (Qodlo') atas segala kejadian (Qodar)

Salam Perubahan ... !!

Perpu_

Sunday, 3 November 2013

Pemutar balikan fakta tentang Jokowi & James Riady

Mochtar Riady (Ayah James Riady) & Foke
  1. Pemutar balikan fakta demi menjatuhkan Jokowi makin marak di dunia maya.
  2. mrk tk hanya berkicau lwat facebook dan twitter tapi juga mendirikan website2 berita yg cenderung tendensius hnya utk mnjatuhkn Jokowi
  3. sebut saja voa-islam & konco-konconya, yg dg mnunggangi nama Islam, mrk justru mnggunakn media tsb utk fitnah & tebar asumsi tnpa bukti
  4. bgitupun dg akun @triomacan2000 yg slama ini giat tebar sensasi layaknya @farhatabaslaw hnya utk mnaikkan jmlh follower
  5. demi tujuan itu pun mrk hrs melacurkan diri dg tebar fitnah sana-sini.
  6. sebut saja ttg fitnah hubungan @jokowi_do2 dg James Riady. Bos besar Lippo Group yg katanya mndanai jokowi hingga ratusan Millyar!
  7. padahal dana kampanye pilkada DKI sudah diverifikasi oleh Bawaslu, Panwaslu & KPU & dana kampanye jokowi jauh lbh kcil dripada foke
  8. Dari hasil verifikasi dinyatakan bahwa Jokowi berdana kecil dg 9M putaran awal. totalnya 16M sampai putaran ke-2 (put 1&2)
  9. Lebih Jelasnya silahkan simak >>> http://www.tempo.co/read/news/2012/07/16/078417190/Dana-Kampanye-Foke-Tujuh-Kali-Lipat-dari-Jokowi
  10. dan itu sudah ditransparansikan lewat website Jokowi.co yang dulu digunakan sebagai ajang sharing antar pendukung & skaligus media kontrol
  11. Kembali ke masalah James Riady. orang yg justru dekat dg foke dg segudang fasilitasnya utk memonopoli bisnis bidang Rumah sakit di era foke.
  12. Lbh jlasnya silahkn dibuka "Tabloid The Politic Edisi 25"
  13. atau bisa dilihat disini >>> http://hutte-stijl.blogspot.com/2013/02/foke-saya-tidak-menangis-saya-pilek.html
  14. Seperti diketahui kekayaan James Riady saat ini banyak digunakan untuk membangun gedung-gedung Rumah Sakit dengan alasan kemanusiaan
  15. Selain Rumah Sakit khusus kanker, MRCCC Siloam Semanggi, Lippo Group memiliki enam Rumah Sakit lagi di Indonesia dan >
  16. dan berencana membangun 30 Rumah Sakit dalam sepuluh tahun ke depan.
  17. Sudah barang tentu org sprti James Riadi akan pasang taruhan di kedua kubu terkuat pilkada DKI. 
  18. Tapi porsi terbesar sudah barang tentu lebih condong ke Foke, mngingat JR jg tdk ingin hak monopolinya hrs sirna seiring dg prgantian gub DKI
  19. tp apa lacur, Foke trnyata kalah oleh Jokowi. dan Jokowi sdh mnekankan dari awal bhwa TDK ADA POLITIK BALAS BUDI. 
  20. jngankan james Riadi,PDIP pun tak brani mngintervensi Jokowi & jokowi sdh mmbuktikan tdk bisa diintervensi oleh siapapun trmasuk WORLD BANK.
  21. Sby saja tdk brani mlawan intervensi World Bank, tp Jokowi yg hnya seorang Gubrnur brani mlawan #Jokowi_Luarbiasa
  22. sudah mnjadi rahasia umum bahwa James Riady sngt dekat dg foke & demokrat.
  23. JR pun seringkali mndapat simpati dari foke atas smua bantuannya
  24. Sperti ini misalnya : http://finance.detik.com/read/2012/09/03/204150/2006911/4/foke-puji-big-boss-lippo-ikut-sejahterakan-jakarta
  25. Tapi pihak-pihak kontra Jokowi memang sudah menjadikan pemutar balikan fakta sebagai hobi dan keseharian 
  26. sepertinya itu sudah menjadi kebiasaan untuk menebar kebencian hanya demi memuluskan sebuah kepentingan
  27. Tapi rakyat sdh cerdas dan bisa menilai, mana pemimpin yg jujur dan mana informasi yg tdk prlu ditanggapi
  28. Saatnya kita bangkit menuju Indonesia baru, dimana pemimpinnya bisa menyatu dg masyarakatnya
  29. dan Jokowi adalah figur yang tepat untuk memimpin negeri ini 2014 nanti .. 
  30. Sebarkan virus positif, ... Jangan tebar kebohongan walau sebiji sawi... Salam Indonesia Baru ... MERDEKA!!!






My Chirpstory >>> 

Saturday, 19 October 2013

Setahun Jokowi-Ahok, Survei: 97,5 % Publik Puas


TEMPO.CO, Jakarta - Hasil survei Indo Barometer mengungkapkan, 97,5 persen publik Jakarta menilai Gubernur DKI Joko Widodo sudah bekerja keras. "Sebanyak 21,5 persen bilang sangat bekerja keras, 76 persen bilang cukup bekerja keras," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari, saat rilis survei di Hotel Kartika Chandra, Kamis, 17 Oktober 2013. (Baca juga: Setahun Gubernur: Ini Kisah-kisah Lucu Jokowi)

Dia melanjutkan, tingkat penerimaan publik terhadap program yang belum dijalankan Jokowi mencapai 80 persen. Di antara mereka, 36,6 persen responden mengaku maklum program belum terlaksana karena menganggap tahun pertama lebih banyak dihabiskan untuk perencanaan. Sebanyak 16,3 persen menerima karena alasan saat Jokowi memerintah, APBD telah disahkan sehingga ia tak bisa berbuat apa-apa kecuali meneruskan dan menjalankan APBD. (Baca: Setahun Jokowi-Ahok, Pendidikan Banyak Masalah)

Sedangkan alasan 20,3 persen responden lain, pada tahun pertama lebih banyak dipakai untuk koordinasi dan konsolidasi pemerintahan. Adapun 26,8 persen lain berkata proyek pembangunan tidak bisa terburu-buru, harus direncanakan matang.

Sementara, jumlah yang bersikap sebaliknya, tak bisa menerima program Jokowi belum terwujud, sebanyak 11,5 persen responden. Sebanyak 47,8 persen dari mereka beralasan, masyarakat butuh program yang konkret dan segera. Sedangkan 28,3 persen menyebut persoalan DKI sudah sangat berat dan butuh penanganan cepat.

Sisanya, 4,3 persen tak terima karena bagi mereka waktu satu tahun sudah cukup untuk memulai proyek pembangunan. Adapun 19,6 persen beralasan, itu janji Jokowi saat kampanye pilkada.

Meski ada yang tak puas, hasil survei menunjukkan bahwa lebih banyak responden mendukung Jokowi. Sebanyak 81 persen menyebut Jokowi sudah menjalankan janji kampanye. Sedangkan 10 persen ragu-ragu dan 4,5 persen menyatakan Jokowi belum menjalankan janjinya. Tak berhenti di situ, 88 persen publik menyatakan yakin Jokowi akan menjadi gubernur yang berhasil. (Baca: Survei: Jokowi-Ahok Sering Dengar Aspirasi Warga)

Survei Indo Barometer berjudul "Setahun Jokowi-Basuki dan Evaluasi Kinerja Menurut Publik Jakarta" digelar 4-10 Oktober 2013 di DKI. Teknik pengumpulan data dengan wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling dengan jumlah responden 400 orang. Margin of error sebesar kurang-lebih 4,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Monday, 30 September 2013

Kerjasama Pemprov DKI dengan RS Siloam Lippo (KJS)


Jokowi Kunjungi RSU Siloam

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mendengarkan penjelasan dari salah satu pengunjung RSU Siloam Lippo Village yang memanfaatkan layanan kesehatan melalui kartu Jamkesda saat berkunjung di Rumah Sakit tersebut, Kamis (11/4). Selain kartu Jamkesda, masyarakat juga bisa mendapatkan layanan kesehatan di RSU Siloam Lippo Village melalui kartu Jamkesmas, Jampersal, dan Askes. Sampai saat ini, kurang lebih 75 persen pasien RSU Siloam Lippo Village menggunakan fasilitas tersebut. (FOTO ANTARA/HO/Paulus).




Chairman Lippo Group (kiri) James T. Riady sedang berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, disaksikan CEO Siloam Hospitals Lippo Village dr. Andry, saat berkunjung ke RSU Siloam Lippo Village, Tangerang, Kamis (11 /4/2013). RSU Siloam Lippo Village memiliki 300 bed dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat menengah bawah di Tangerang dan sekitarnya. Di RS ini, pasien bisa mendapatkan layanan kesehatan melalui kartu Jamkesmas, Jampersal dan Askes. Sampai saat ini, kurang lebih 75 persen pasien RSU Siloam Lippo Village menggunakan fasilitas tersebut.

Hak Monopoli James Riady

Foke: “Saya tidak menangis, saya pilek...”



Setelah resmi melepas jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 7 Oktober 2012, Fauzi Bowo atau akrab disapa Foke masih enggan mengungkapkan aktivitas apa yang akan dijalankannya. Foke terlihat legowo dengan kekalahannya di putaran kedua Pemilukada DKI Jakarta, 20 September lalu. Kabar bahwa Foke akan memperoleh kursi jabatan sebagai menteri juga telah dibantah pihak Istana, lalu seperti apa nasib Foke ke depan?


Pergulatan antara Foke sapaan Fauzi Bowo dan Joko Widodo atau Jokowi  untuk memenangkan pilihan suara warga DKI Jakarta sebagai Gubernur terpilih Ibukota  telah dimenangkan oleh Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama. Tanggal 7 Oktober 2012 merupakan hari terakhir Foke pemimpin Ibukota. Di kalangan terbatas, beredar kabar menyebutkan bahwa Foke akan menjadi Menteri Perhubungan di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II di mana SBY akan kembali melakukan reshuffle bulan Oktober ini. Mengenai isu tersebut.


Setelah acara “Perkenalan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Provinsi DKI Jakarta Periode 2012-2017” pada tanggal 5 Oktober 2012 di Balai Agung Pemda DKI beberapa waktu lalu, terlihat Foke bersalaman untuk berpamitan dengan jajaran birokrat Pemerintahan Provinsi DKI dari Sekda sampai Camat. Setelah itu Foke langsung meninggalkan Jokowi yang masih saja dikerubuti oleh wartawan.


Ketika meninggalkan Jokowi dari mimbar, Foke terlihat sedih dan meneteskan air mata yang di lap dengan saputangannya. “Jangan diambil Mas, jangan diambil gambarnya,” ucap ajudan yang mengawal Foke sampai keluar Balai Agung. Dalam perjalanan keluar dari Balai Agung, pengunjung yang masih berdiri di sisi pintu berbisik ketika melihat Foke menangis. “Nangis… Nangis,” bisiknya.


Saat ditanya awak media mengenai kesedihannya, Foke membantah ia menangis usai menerima kunjungan Jokowi-Basuki di Balai Kota. Pria berkumis ini menegaskan agar jangan menebar fitnah. ”Kata siapa saya nangis? Orang gua pilek, Anda jangan fitnah, bikin news yang nggak-nggak. Nanti saya keramasin di depan sana, orang kumisan nggak ada nangis,” ujar Foke sambil mengangkat jari telunjuknya.


Mengenai agenda ke depan setelah tidak lagi menjabat sebagai orang nomor satu di Jakarta, Foke menjawab dengan santai dan tegas. “Kita lihat nanti aja,” ujarnya. Foke pun menambahkan bahwa dia tidak akan ke mana-mana dan akan terus memberikan kontribusinya untuk kemajuan Jakarta. “Saya kan orang Jakarta saya tidak akan pergi ke mana-mana, saya akan tetap memberikan kontribusi saya kepada Jakarta,” terangnya kepada The Politic. Terkait akan dipilihnya Foke sebagai salah satu menteri di Kabinet Indonesia bersatu, Foke mengatakan, ”Tau dari mana, ah nggak tau. Saya nggak mau komentar tentang itu,” jelasnya singkat. Terkait kabar tersebut, pihak Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrian Pasha membantah bahwa Foke akan mendapatkan kursi menteri pada reshuffle Oktober ini. ”Saya belum pernah mendapat info itu,” tegasnya.


Kabar mengenai Foke akan dipilih menjadi menteri juga beredar di lingkungan DPR. Wasekjen Patai Demokrat, Ramadhan Pohan di DPR mengatakan jika pasca tidak kembali terpilih karir Foke tidak akan habis. Partai Demokrat menilai Foke layak menjadi menteri bidang transportasi. ”Karir politik Foke tidak akan mati, minimal jadi menteri mendatang masih laku,” jelas Ramadhan. Menurutnya, Foke cukup baik memimpin birokrasi misalnya di Kementrian Perhubungan.


Kekalahan Foke-Nara pada Pilkada DKI Jakarta putaran dua ini tentu juga membuat pendukungnya merasakan kekecewaan. Khususnya Partai Demokrat yang mengusung pasangan Foke-Nara dan kabarnya mengucurkan dana hingga Rp 1 triliun untuk  mendukung Foke-Nara di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Namun kabarnya dana tersebut didapat bukan saja dari kas Partai Demokrat tetapi juga dari kalangan pengusaha properti besar di Jakarta. Kedekatan Foke dengan kalangan pengusaha memang bukan rahasia lagi. Beberapa waktu lalu The Politic memuat berita mengenai  perusahaan-perusahaan pengembang nakal yang memilih untuk mendukung Foke dan menyumbang dana kampanye Foke pada Pemilukada DKI 2012, daripada harus membayar kewajiban menyediakan fasilitas umum dan social yang nilainya cukup besar, agar bisa mendapatkan privilege atau keringanan. Foke pada saat itu mengatakan bahwa pihak Pemprov DKI akan terus melakukan penagihan dan membantah bahwa ia disokong oleh para pengembang tersebut.


Salah satu pengusaha yang kabarnya juga menjalin kedekatan dengan Foke adalah James Riyadi, pengusaha properti papan atas dari Lippo Group. Kabarnya James Riyadi memperoleh hal monopoli untuk membangun Rumah Sakit di Jakarta dari Foke. Seperti diketahui kekayaan James Riady saat ini banyak digunakan untuk membangun gedung-gedung Rumah Sakit dengan alasan kemanusiaan. Selain Rumah Sakit khusus kanker, MRCCC Siloam Semanggi, Lippo Group memiliki enam Rumah Sakit lagi di Indonesia dan berencana membangun 30 Rumah Sakit dalam sepuluh tahun ke depan. Rumah Sakit yang akan dibangun mengakomodir hingga kalangan menengah ke bawah.


Lippo Group sudah masuk ke bisnis Rumah Sakit sejak  1996. Langkah Lippo ini diikuti oleh pengusaha besar lainnya seperti Kalbe, Sinar Mas, Ciputra, Mayapada dan Sahid Sahirman. Sedangkan di luar grup properti yang bergerak di bidang Rumah Sakit dan menjadi besar di core business-nya antara lain Mitra Keluarga, Premier, Bunda dan lainnya. Di tahun 2012 ini Lippo Group juga akan menambah 8 Rumah Sakit lagi menjadi 15 Rumah Sakit dengan anggaran sebesar US$150 juta untuk ekspansi di bisnis Rumah Sakit ini.


Untuk mengonfirmasi kebenaran mengenai hak monopoli yang diperoleh James Riyadi untuk membangun Rumah Sakit di Jakarta, Foke enggan berkomentar dan justru tampak marah ketika ditanya The Politic. Ngapain sih loe tanya-tanya itu,” ketusnya. Begitu juga James Riyadi tidak merespon surat yang dikirim langsung ke kantornya di Tangerang pada Jumat (28/9) oleh The Politic.


Seperti diketahui James Riyadi sering beraktivitas menggunakan helikopter, begitu pula dari pengamatan The Politic di gedung anak perusahaan Lippo Group yang bergerak di bidang media di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan. Helikopter milik James Riyadi kerap mengudara di atas kawasan Gatot Subroto, Jakarta sekitar pukul 10.00 WIB menuju gedung Rumah Sakit MRCCC Siloam di Lippo Karawaci Tangerang. James Riady juga kerap mendatangi tempat-tempat yang ia kunjungi dengan menggunakan helikopter pribadinya, termasuk ke acara-acara seminar. Pada Jumat siang (28/9) juga tampak sebuah helikopter sedang bertengger tak jauh dari kantor James Riady di Menara Matahari, Lippo Karawaci, Tangerang. Menurut pengakuan salah seorang pegawai di kantornya, James Riady memang memiliki helikopter lebih dari satu unit untuk membantu aktivitasnya. Iqbal, Sopan, Leonina, Santo

 Foke  Sibuk Berpamitan

Sebelum melepas jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Fauzi Bowo terlihat sibuk berpamitan dengan warga Jakarta. Seperti terlihat pada acara peletakan batu pertama pembangunan Gerja Santo Maria Vianney, Bambu Apus, Jakarta Timur pada Selasa (25/09). Masih pada hari yang sama, Foke menyempatkan diri berpamitan kepada seluruh jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Jakarta Timur. Pada kesempatan tersebut hadir Walikota Jakarta Timur, Murdani dan para lurah. Suasana haru dan linangan air mata membanjiri perpisahan Foke dengan jajaran aparatur Pemkot Jakarta Timur. Namun Foke meminta para birokrat untuk tidak larut dalam kesedihan. Ia menghimbau agar tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan meneruskan program pembangunan yang belum tuntas. Selain itu, Foke meminta agar menyatukan kekuatan membangun kota Jakarta dan melepas sifat egosentris.


Walaupun tidak menjabat lagi, Foke mengatakan akan tetap di Jakarta. ”Hari ini saya pamitan pada jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Saya juga tidak akan pulang kampung, karena kampung saya di sini. Sebab ini bukan perpisahan. Sehingga masih banyak kesempatan untuk bertemu. Kalau bertemu jangan lupa sama Bang Kumis," ujar Foke


Kenangan. 
Dalam kesempatan tersebut Foke mengaku telah banyak kenangan dengan aparatur pemerintahan di Jakarta Timur. Mulai dari pembangunan Kanal Banjir Timur (KBT), Koridor XI Transjakarta, dan lainnya. Foke pun mengingat kenangan dengan Premilasari, Camat Pasar Rebo ketika meninjau banjir hingga pukul 03.00 WIB. Premilasari yang tak henti-hentinya meneteskan air mata mengatakan bahwa peninjauan banjir itu merupakan kenangan tak terlupakan bersama Foke. ”Saya sangat sedih karena memang banyak kenangan bersama beliau. Jam 01.00 dan 02.00 WIB saya sering diajak untuk meninjau banjir,” ucapnya.


Foke juga menyempatkan diri mendatangi kantor Pemprov Jakarta Selatan. Dalam kesempatannya, Foke meminta program-program yang telah baik dijalankan agar tetap diteruskan dan dikembangkan di periode kepemimpinan Gubernur yang baru nantinya.


Hari berikutnya, Rabu, (26/09) Foke mengunjungi Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat. Namun, dalam kunjungannya di Pemkot Jakarta Barat berlangsung tertutup selama satu jam. Foke kemudian bertolak ke kantor Wali Kota Jakarta Utara di Jl. Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara untuk berpamitan. Dalam kunjunganannya ke kantor Wali Kota Jakarta Utara ini, Foke mengklaim pemerintahannya telah berhasil. Dalam pidatonya, dia mengatakan hasil Pemilu ini tidak ada kaitannya dengan hasil kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.


Foke juga mengatakan anggaran Provinsi DKI Jakarta tahun 2008 sebesar Rp 20 triliun dan 2013 menjadi sebesar Rp 45,3 triliun. Hal ini menunjukkan kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baik berdasarkan audit Badan Pengawas Keuangan (BPK). Foke juga mengklaim pendapatan per kapita DKI Jakarta merupakan yang tertinggi di Indonesia. Sehingga dapat disimpulkan Jakarta semakin sejahtera.


Senin (1/10) merupakan rapat pimpinan (rapim) terakhir yang digelar Foke dengan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Kepala Dinas di Balaikota DKI Jakarta. Foke mengatakan selama menjabat, orang-orang di dalam pemerintahannya merupakan orang-orang yang terpilih melalui kriteria profesionalisme dan tidak berdasarkan yang lain-lain. ”Saya percaya bahwa teman-teman yang saya pilih berdasarkan kriteria profesionalisme, bukan karena suka atau tidak suka,” kata Foke.


Usai Rapim, Foke bersama pimpinan SKPD mengikuti sesi foto bersama. Tampak Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Fadjar Panjaitan, Kepala Bappeda Sarwo Handayani, Asisten Bidang Kesejahteraan Masyarakat Mara Oloan Siregar, Asisten Bidang Pemerintahan Sylviana Murni, Asisten Bidang Perekonomian Hasan Basri, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Masyarakat Sugiyanta, Asisten Bidang Pembangunan Wiryatmoko, dan beberapa lainnya. Ikbal, Leonina , Sopan

Sumber: Tabloid The Politic Edisi 25

Sunday, 4 August 2013

Hasil Kinerja Jokowi


Jokowi Presiden RI 2014

Terhitung sampai awal bulan Agustus 2013 kepemimpinan Jokowi sebagai Gubernur DKI, telah begitu banyak gebrakan-gebrakan perubahan yang telah dilakukan, diantaranya :
  1. Efisiensi Anggaran Pelantikan. Dari sejak sebelum Jokowi dilantik, Jokowi sudah menekankan agar anggaran untuk pelantikannya nanti bisa ditekan serendah mungkin. Dan akhirnya anggaran pun dikurangi menjadi 500-an juta dari yang asalnya 1,05 milliar.
  2. Menghilangkan gaya kepemimpinan yang protokoler dan tidak menggunakan voorijder dalam aktivitas kesehariannya saat blusukan menginspeksi masalah lapangan.
  3. Menepati janji kampanyenya untuk lebih lama berada di lapangan dan tidak hanya duduk dibelakang meja. Setelah pelantikan, Jokowi langsung berkeliling untuk melihat secara langsung permasalahan ditengah-tengah masyarakat, mulai dari melihat kondisi perkampungan, hingga melihat langsung kondisi sunga-sungai yang ternyata sangat tidak terurus dengan banyaknya sampah. Jokowipun langsung memerintahkan dinas PU untuk segera membersihkannya dengan menambah ekscavator.
  4. Membuka Kantor balai kota untuk rakyat. Sekarang rakyat bisa leluasa menyampaikan keluhan ke balai kota dan bisa merasakan indahnya balai kota daripada sebelumnya yang terkesan angker dan kurang welkam
  5. Sidak ke kelurahan-kelurahan untuk mendisiplinkan kinerja aparat di tingkat kelurahan yang ternyata selama ini sangat tidak disiplin seringkali melakukan pungutan-pungutan liar.
  6. Ketegasan dalam Kepemimpinan. Sikap tegas Jokowi dalam menghadapi birokrasi yang berbelit  dibuktikan dengan perombakan jajaran dinas di Pemprov DKI, dengan digantikannya kepala dinas PU yang tidak bisa mengikuti irama pemerintah pemprov DKI era Jakarta Baru yang harus cepat, tepat dan melayani. Bukan itu saja, Jokowi juga memindah tugaskan Wali Kota Jakarta Selatan Anas Effendi sebagai Kepala Perpustakaan.
  7. Memberi tambahan honor Rp.500,000 bagi RT & RW, dan tidak hanya itu, Jokowi juga memberikan bonus prestasi bagi mereka-mereka yang mampu menciptakan terobosan dalam pekerjaannya.
  8. Mengangkat Budaya dan kearifan lokal Betawi dengan mewajibkan PNS untuk memakai pakaian adat betawi pada hari Jumát yang sekarang ganti menjadi hari rabu. Tidak hanya itu, pemprov DKI menekankan seluruh bangunan di Jakarta harus bisa menampilkan karakter kebetawiannya.
  9. Melakukan efisiensi dengan menyatukan kantor dinas dengan balai kota. Langkah ini sangat tepat untuk memudahkan kontrol dan pengawasan, sekaligus memperpendek jalur akses informasi antara dinas dengan gubernur yang pastinya disamping efisien biaya, tempat juga waktu.
  10. Mereformasi SATPOL PP dengan menanggalkan pentungan dan menginstruksikan untuk tidak lagi menggunakan cara-cara kekerasan tanpa kehilangan ketegasan. Dan sekarang bisa kita lihat wajah SATPOL PP yang mendadak humanis, terlebih setelah dikomandani oleh seorang wanita (Sylviana Murni).
  11. Efisiensi acara pelantikan pejabat daerah secara sederhana dan merakyat. Dibuktikan dengan dilantiknya HR Krisdianto dan Husein Murad sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jakarta Timur pada Kamis 20 Desember 2012 yang di selenggarakan di lingkungan kumuh & Di hadapan ratusan warga Gang Swadaya, Kampung Pulo Jahe, RT 07/05, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
  12. Melakukan gebrakan transparansi rapat anggaran yang disiarkan lewat media youtube, sehingga rakyat bisa melihat mengoreksi  besaran anggaran dan peruntukannya.
  13. Digitalisasi program dengan bekerjasama dengan telkom, untuk memudahkan operasional dan juga lebih menghemat anggaran hingga 20 Milliar tanpa harus mengelola sendiri. Langkah ini sangat menguntungkan pemprov DKI, karena bisa memotong jalur mark-up proyek .
  14. Memberlakukan system pajak online. Dengan system ini, penyelewengan pajak akan dapat di tekan.
  15. Pemberlakuan Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang memang adalah poin utama janji kampanye Jokowi yang kemudian diikuti dengan mulai dibagikannya Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk para pelajar yang langsung diberikan kepada siswa dengan system ATM dengan fasilitas Bank DKI. Ini menarik, karena anggaran pendidikan akan langsung tertuju pada sasaran, dan bisa menghindari ‚permainan & penyelewengan‘ oleh oknum.
  16. Penambahan fasilitas -fasilitas kesehatan di Rumah Sakit - Rumah Sakit dan Puskesmas - puskesmas dan juga perobakan ruang kelas II menjadi ruang kelas III di beberapa Rumah Sakit, juga dengan penambahan Dokter adalah upaya untuk mengimbangi melonjaknya jumlah pasien yang sebelumnya tidak berani berobat ke Rumah Sakit.
  17. Menaikkan Upah Buruh Propinsi DKI hingga 30%. Kenaikan yang fantastis, walaupun Jokowi harus berhadapan dengan para kapitalis perusahaan yang sempat mengancam akan hengkang dari Jakarta.
  18. Mulai melakukan tahapan peremajaan dan penambahan transportasi umum dengan menambah ratusan bus trans jakarta dan kopaja.
  19. Memberlakukan e-Ticketing dengan system digital ticket untuk mempermudah pelayanan transportasi umum, yang diharapkan akan mampu membuat warga beralih untuk menggunakan sarana transportasi umum.
  20. Mereformasi dinas Pendidikan yang seringkali melakukan pungli  dan memungut biaya-biaya siluman yang kemudian ditindak lanjuti dengan pencopotan kepala sekolah SMA MH Thamrin.
  21. Mereformasi Dinas Kebersihan dan Dinas PU yang kemudian menetapkan masalah kebersihan harus dikelola oleh satu dinas, agar tidak ada tumpang tindih tupoksi masalah penanganan sampah yang selama ini sering saling melempar tanggung jawab.
  22. Terobosan untuk membersihkan aparat pemerintahan dari tindak korupsi dan narkotika dengan bekerja sama secara penuh dengan KPK dan BNN yang dipelopori oleh Pemprov DKI.
  23. Jokowi yang langsung terjun ke lapangan dan memandori secara langsung saat jebolnya tanggul Latuharhari , sementara dinas PU menyatakan untuk mengatasi luberan air harus menunggu banjir reda. Akhirnya Jokowi turun langsung untuk membendung luberan air dengan meminta pengerahan bantuan dari pihak TNI ,,, yang akhirnya bisa di rampungkan selama satu hari.
  24. Menginstruksikan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) untuk merekayasa hujan, agar hujan diturunkan di laut, mengingat informasi dari BMKG yang menyatakan akan datangnya intensitas hujan yang lebih besar. Dan langkah Jokowi ini pun berhasil dengan gemilang.
  25. Pelelangan Jabatan untuk kelurahan, camat sampai walikota. Dengan pemberlakuan system ini sangat terasa dampaknya bagi mereka yang selama ini bermalas-malasan, jabatannya akan segera dilelang untuk orang yang lebih kompeten.
  26. Menyediakan Transportasi air untuk warga di kawasan marunda. Disamping untuk memfasilitasi para penghuni rusun, transportasi air diharapkan mampu mengurangi tingkat kemacetan di jalan raya.
  27. Relokasi warga bantaran kali ke rusun marunda tanpa konflik. Kita tau pemerintah sebelumnya tidak mampu (mau) merelokasi warga bantaran kali ke rusun-rusun yang telah disiapkan dikarenakan adanya permainan pihak pengelola / calo rusun yang ternyata diperjual belikan dengan harga tinggi demi meraup keuntungan pribadinya. Dan setelah Jokowi-Ahok terjun langsung ke lapangan, akhirnya merekapun langsung paham dengan masalah sebenarnya yang terjadi dilapangan. Dan sekarang rusun marundapun sudah penuh ditempati warga bantaran kali yang ternyata antri untuk menempati rusun. Dan yang paling penting adalah adanya reformasi sistem untuk mendapatkan rusun tsb.
  28. Pemberian isi rusun berupa kulkas, lemari, springbed & tv kepada penghuni dgn dana CSR Pembangunan 200 rusun di Pulo Gebang dengan dana CSR
  29. Mulai menata pedagang kaki lima (PKL). Dimulai dengan menata PKL di depan Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. Sebanyak 36 PKL mendapat gerobak gratis. Shelter tempat mereka  berjualan juga diperbaiki. Selain itu, para pedagang diberi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) secara gratis.
  30. Mulai disiapkannya ruang terbuka hijau yang juga sebagai sarana olahraga stadion BMW sebagai stadion berkelas internasional yang sudah dimulai dg direlokasikannya warga untuk segera menyulap lingkungan kumuh menjadi kawasan yang indah.
  31. UJI PUBLIK. Pertama dalam sejarah di Indonesia pengadaan proyek diadakan Public Hearing atau Uji Publik untuk menerima saran, masukan  dan keluhan dari warga atas rencana proyek pembangunan yang akan dijalankan
  32. Membangun rumah sakit apung kawasan perairan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara. Tujuannya, agar warga yang tinggal di daerah pesisir lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan. Rumah sakit apung ini telah dilengkapi dengan ruang periksa, kamar bedah, kamar rontgen, laboratorium dan ruang rawat pasien sampai fasilitas operasi bedah.
  33. Memberikan KTP kepada ribuan warga Rawabadak Koja Jakarta utara yg selama berpuluh-puluh tahun tidak diberi ijin pengurusan KTP. Mereka sedang tersangkut sengketa lahan yang masih bermasalah. Jokowi beralasan masalah sengketa lahan terlepas dari masalah hak kewarganegaraan. Hal ini sempat di tentang oleh mendagri, tapi pada akhirnya mendagripun menyerahkan kuasa sepenuhnya kepada gubernur Jokowi.
  34. Menaikkan gaji sopir bus Trans Jakarta 3,5 kali dari UMP. Dengan pergub baru jokowi menetapkan gaji sopir Trans Jakarta menjadi 7,7 Juta. 
  35. Berani menentang World Bank yang dengan pinjamannya, ingin terlalu mengintervensi program Jakarta Baru dengan berbagai ketentuan yang menyulitkan dan lebih terkesan menghambat jalannya program.
  36. Melawan JICA (Japan International Cooperation Agency) yang dengan proyek MRT nya sengaja menekan pihak Indonesia khususnya Jakarta dengan berbagai kebijakan dan aturan-aturan pelaksanaan proyek yangsangat memberatkan.
  37. Taman vertikal dikawasan tugu tani untuk menghijaukan Jakarta
  38. Jokowi akan memasang 340 bangku taman di Jalan Sudirman hingga Jalan Medan Merdeka Barat. Ia mengatakan, dana untuk pemasangan ratusan bangku taman tersebut bukan bersumber dari APBD DKI, melainkan melalui program corporate social responsibility (CSR)
  39. Perubahan pesat pada pintu air manggarai yang terkenal dengan tumpukan sampahnya, sekarang sudah terlihat bersih
  40. Pengembalian PRJ dari kemayoran ke monas sebagai bentuk perlawanan kepada kapitalisasi oleh Moerdaja Poo (JIEXPO) setelah Ahok mengetahui bahwa ternyata selama ini Istilah Pekan Raya Jakarta (Kemayoran) hanya digunakan untuk ladang mencari keuntungan oleh Moerdaja Poo tanpa memberi kesempatan kepada UMKM karena tarif stand yang tinggi & tidak memberi keuntungan kepada Pemprov DKI
  41. penghapusan rumah dinas untuk lurah & camat yang akan dialih fungsikan untuk kantong-kantong PKL dan RTH
  42. Nasionalisasi PALYJA sebagai perusahaan air minum yang selama ini dikuasai asing
  43. Disiapkannya dokter keluarga  Untuk melayani kesehatan warga dimasing-masing wilayah sehingga membantu mengurangi membludaknya jumlah pasien di puskesmas
  44. Disiapkannya rumah sakit apung untuk melayani kesehatan warga di wilayah jakarta utara & kepulauan seribu
  45. Pasar murah untuk menekan laju kenaikan harga akibat kenaikan BBM menjelang bulan puasa yang sangat membantu warga dalam kebutuhan akan sembako
  46. Ultah Jakarta benar2 menjadi pesta rakyat dg menyajikan 16 panggung gratis untuk warga dan benar-benar menjadi pesta rakyat dengan membangkitkan kembali budaya bangsa dalam keberagaman budaya di jakarta
  47. Pemutaran drama kolosal Ariah dengan tiket yang hanya sebesar 2000 sebagai upaya untuk membangkitkan kembali budaya betawi & kearifan lokal betawi yang selama ini tergerus oleh budaya asing.
  48. Pembangunan 300 an Tower rusun sebagai fasilitas relokasi warga bantaran yang rencananya akan dilanjutkan tahun 2014 dengan target lebih dari 1000 tower untuk puluhan ribu warga rawan banjir dan penerapan program "Move the People not car" 
  49. Relokasi warga waduk pluit yang sekian puluh tahun tidak mampu dilakukan oleh gubernur-gubernur sebelumnya, kini ditangan Jokowi mereka sudah menyatakan kesediaannya untuk dipindah dan penyiapan ratusan rusun sudah berjalan bagi puluhan ribu warga
  50. Normalisasi Sungai Pakin yang dilengkapi dengan Teater terbuka dan Fasilitas publik, Area pejalan kaki seperti MH Thamrin, daerah resapan air dan tampungan air hujan, serta taman kota ditempatkan di kompleks waduk. disamping itu juga dijadikan RTH yang sekarang disisi barat waduk sudah ditanami pohon.
  51. Rampungnya Rumah deret dikelurahan tanah tinggi Kec. Joharbaru Jakpus dan siap ditempati warga korban kebakaran
  52. Pengembalian luasan waduk pluit yang sebelumnya dikuasai oleh para mafia dan oknum pemerintah sampai lebih dari 20 HA sekarang kembali menjadi 80 HA
  53. Dimulainya proyek MRT yang sudah direncanakan selama puluhan tahun sebagai upaya untuk mengurangi kemacetan
  54. Dimulainya Monorel yang juga untuk mengurangi kemacetan yang di era foke kemarin sempat dihentikan karena pendanaan yang bermasalah
  55. Membangun fasilitas teater terbuka di kawasan waduk pluit dimana juga sebagai ruang terbuka hijau (RTH) yang dilengkapi dengan Jogging track dan tempat bermain anak yang sudah mulai dibangun
  56. Pengerukan sungai2 di DKI yang dalam semester awal sudah mencapai 40 %. bandingkan dengan gub sbelum-sebelumnya yang sampai 2 periode tidak jelas prosentasinya dan bahkan tidak ada pengerukan
  57. Normalisasi Kali Ciliwung di Masjid Istiqlal
  58. Penambahan Pintu Air Manggarai yg pengerjaannya membutuhkan waktu 1 tahun Kerja sama dengan KOPASSUS untuk mewujudkan kali Ciliwung bersih.
  59. Pningkatan pnerimaan pajak DKI semestar pertama sebesar 10 trilliun yang berarti naik 25% dari periode sebelumnya
  60. Perubahan rute jalur transportasi di pasar senen untuk mengurai kemacetan dan sekarang sudah mulai menampakkan hasil
  61. Pembersihan lokasi pasar minggu dari PKL yang sudah menunjukkan hasil
  62. Menginstruksikan dishub untuk membuat sarana busway ramah pada kaum disabilitas (penyandang cacat) dan sekarang sudah mulai dilakukan pembenahan
  63. Peresmian & beroperasinya Busway koridor 12
  64. Mendesak PGN untuk menyuplai BBG yang dioperasikan portable dalam pemenuhan kebutuhan bahan bakar Transjakarta
  65. Meninggikan separator busway dan mendesak semua aparat untuk menerapkan disiplin lalulintas dan tidakan tegas
  66. Dibukanya akses pelaporan warga di : http://www.masukbusway.com kepada para pengguna jalan untuk melaporkan mobil-mobil pribadi yang masuk jalur busway dengan tindakan tegas yang sekarang sudah mulai menampakkan hasil. 
  67. Merampungkan sengketa Mbah Priok sebagai upaya pengembangan pelabuhan Tanjung Priok yang sudah puluhan tahun mengendap dan tidak ada penyelesaian. Bahkan tahun 2010 lalu sudah memakan banyak korban akibat bentrok masa dan satpol PP. tapi sekarang sudah rampung dan PT. PELINDO II sudah bisa memulai aktifitas pengembangan sarana pelabuhan.
  68. Mulai dilakukannya persiapan pembangunan Masjid Raya terbesar di wilayah Duri Kosambi jakarta Barat yang mana akan dijadikan masjid terbesar di indonesia melebihi Masjid Istiqlal
  69. Penataan pasar embrio di Kampung Makassar & Renovasi total Pasar Meruya
  70. Transparansi APBD DKI hingga lembar ke-3 yang dipublikasikan lewat website http://www.jakarta.go.id/web/apbd yang dapat diakses secara umum oleh masyarakat.
  71. Pemb. 8 blok rusun Daan Mogot ground breaking 20/6 dgn dana CSR Pemb. rusun Muara Baru dgn dana CSR sebyk 960 unit yg trdiri atas 8 tower yang diharapkan selesai bulan desember
  72. Perbhn PERDA ttg prsyaratan Suka Sarana Kes. yg mewajibkan RS swasta mnyediakan kelas 3 sebyk 40% dr sblmny 25% jika ingin membangun RS baru
  73. PENDIDIKAN Psb berdasarkan sistem rayon yg berguna utk mengurangi kemacetan Menambah tunjangan bagi guru Madrasah hingga mencapai Rp 1 juta
  74. Pengerukan Kali Penertiban bangunan liar di Kali Jelakeng, dan Kali Opak tanpa kekerasan.
  75. Penertiban pkl di Sunda Kelapa Penertiban pkl di Kota Tua. Dapat tenda & gerobak gratis, menggunakan seragam agar tertib.
  76. Mengambil alih Blok A pasar tanah abang ke PD. pasar jaya dari PT. PDI yang selama ini merugikan pemprov DKI hingga ratusan milliar rupiah
  77. Membangun jembatan penghubung antara Blok F dan Blok G pasar tanah abang untuk menghidupkan Blok G yang selama ini tidak laku karena minimnya akses.
  78. Relokasi PKL tanah abang ke blok G yang selama ini dikuasai swasta dan dijual dengan harga yang tinggi sekarang dikelola oleh pemprov dan kawasan jalanan tanah abang yang selama ini macet karena aktifitas PKL dipaksa bebas dari pedagang mulai pertengahan agustus 2013 & mendapat dukungan penuh dari para PKL karena sudah ada jembatan penghubung antara blok F dan blok G dan disediakan secara gratis 6 bulan & system retribusi yang sangat meringankan para PKL.
  79. Disiapkannya Show Room industri kreatif bawah tanah di kawasan monas yang akan menjadi Show Room terbesar di Asia khusus untuk industri kreatif dalam rangka mewujudkan ekonomi kerakyatan.
  80. Dan masih banyak lagi ... 
Dari pemaparan diatas,  rakyat sangat mengapresiasi kinerja Jokowi yang telah banyak membuat terobosan melebihi janji-janji kampanyenya hanya dalam hitungan bulan. Kinerja yang benar-benar untuk rakyat, sangat bisa kita rasakan, walaupun tak sedikit orang yang berusaha menutup mata dengan menganggap kinerja Jokowi hanya sebagai pencitraan, tapi rakyat lebih percaya dengan apa yang mereka rasakan.

Tidak ada salahnya kalau Rakyat berharap agar Jokowi secepatnya memimpin Negeri ini 2014 nanti, mengingat tidak memungkinkannya mengkloning Jokowi untuk ditempatkan ditiap-tiap daerah di Indonesia. Karena dengan posisi Jokowi sebagai Presiden , semua pemimpin di semua daerah akan terpaksa harus mau tidak mau mengikuti gaya kepemimpinan Jokowi.

Semoga Indonesia akan lahir pemimpin-pemimpin baru yang benar-benar merakyat dan mampu menghindar dari segala kepentingan, selain mengutamakan rakyat. Dan semoga negeri ini akan segera bangkit dari keterpurukan. 

Amien ..

Untuk Dokumentasi Video Kinerja Jokowi silahkan klik Disini ►►►

Referensi :
http://www.youtube.com/PemprovDKI
http://www.suarapembaruan.com/


*Silahkan di Share*

*Perpu _

Wednesday, 31 July 2013

Membuka Siapa Sebenarnya Basuki Tjahaja Purnama / Ahok



Mike Portal | Basuki Tjahaja Purnama semakin banyak diberitakan baik di media maupun dari mulut ke mulut. Hal ini terjadi semenjak beliau menjadi wakil dari calon gubernur Joko Widodo/ Jokowi. Untuk itu inilah sekilas mengenai siapa sebenarnya Basuki Tjahaja Purnama yang biasa di panggil Ahok itu?


Akhir2 ini 3 hal yg menjadi black campaign adalah dia tionghoa, kristen, dan liberal. Untuk menjelaskan hal ini, sangat penting untuk menjelaskan trackrecord @basuki_btp. @basuki_btp dilahirkan 46 thn lalu, anak tertua dari keluarga Kim Nam, keluarga Tionghoa yg termasyhur namanya di pulau Belitung karena dermawan. Kim Nam adalah tokoh masyarakat Belitung. Pembela masyarakat miskin,bahkan mau berhutang pada org lain, untuk memberi uang pada orang susah. Kim Nam adalah nama Panggilan ayah Basuki, selayaknya Basuki dipanggil Ahok. Nama lengkapnya adalah Indera Tjahaja Purnama. Beliau sudah meninggal dunia.


Basuki dibesarkan dengan keras, dididik agar bisa kemudian berguna bagi masyarakat belitung, tidak boleh sombong, inilah yang diajarkan Kim Nam. Basuki diwajibkan untuk selalu bersalaman dengan yg tua. Meski mereka kondisinya lebih berada di banding yang lain, basuki harus bisa bergaul dengan teman-temannya. @basuki_btp tidak dididik sebagai orang Tionghoa, tapi sebagai anak indonesia dari Kampung Manggar. Kim Nam selalu tegaskan itu padanya.


Basuki tumbuh menjadi anak yang selalu ingin tahu. Temannya semuanya anak-anak melayu dan dia bersekolah di SD negeri di desa laskar pelangi. Meski membaur, bukan berarti @basuki_btp bisa lepas dari tindakan diskriminasi karena dia adalah minoritas. Hal seperti ini tetap sering terjadi. Ketika SD, Basuki pernah dilarang menjadi penggerek bendera di sekolah ketika upacara karena warna kulitnya. Basuki kecewa, dia mengadukan hal tersebut pada ayahnya. Ayahnya, menyuruh basuki bersabar. saatnya akan tiba ketika orang terima kita, kata ayahnya. Basuki dilarang untuk berkecil hati, menurut ayahnya Basuki harus tetap berusaha terus. Tak boleh dendam.


Terkait agama, basuki juga sempat tidak di perbolehkan untuk masuk kelas agama islam, meski ia sangat ingin sekali. Semua teman-temannya bisa baca Alquran, Basuki pun ingin bisa. Namun ia disuruh pulang ketika datang ke TPA untuk belajar Alquran. Tetapi Basuki tetap tumbuh dan berkembang sebagai warga Belitung. Dia fasih berbahasa Belitung. Pergaulannya tidak menganggap dia orang lain.


Basuki adalah anak yang cerdas, dia selalu menjadi juara kelas. Tahun 1977 dia bersekolah di SMP Negeri di daerah Gantung. Menyadari potensi anaknya yang cerdas dan kondisi ekonomi yang baik, Kim Nam memutuskan untuk mengirim @basuki_btp bersekolah SMA ke Jakarta. Usaha keluarga Kim Nam memang sempat down ketika basuki kecil, bahkan Ibunya sempat bekerja menjual kue. Harapan ayahnya, Basuki bisa bersekolah menjadi dokter karena di Belitung begitu banyak orang meninggal tidak mendapat akses kesehatan. Basuki bersekolah di SMA PSKD III itulah pertama kali Ia menginjak Jakarta 31 tahun lalu. @basuki_btp bukan orang baru di Jakarta.


Namun darah muda @basuki_btp memang bergolak, dia kabur kuliah dari pendidikan dokter UKI, kemudian pindah ke teknik geologi Trisakti. Waktu berlanjut sampai akhirnya Basuki menyelesaikan pendidikan S2 dan mendirikan perusahaan di Belitung. Perusahaan basuki waktu itu akhirnya terpaksa Ia tutup karena terbentur kebijakan korup pejabat. Basuki kecewa, dia akhirnya berniat mau meninggalkan negara ini untuk berkarir di luar negeri. Namun hal ini dilarang oleh ayahnya. Basuki disuruh bertahan, petuah ayahnya waktu itu. Basuki harus bersabar, kalau tidak setuju ubahlah sendiri, jangan lari. “Orang miskin jangan lawan orang kaya, orang kaya jangan lawan pejabat.” begitu kata ayahnya. Sebagus apapun orang kaya bisa menolong orang miskin, tapi yg bisa membantu mereka secara hakiki adalah pejabat melalui kebijakannya.


Namun setelah orang tuanya meninggal, Basuki baru masuk ke dunia politik. Dia memulai karir politik dari bawah dengan partai kecil. Basuki awalnya hanya anggota DPRD Belitung Timur. Namun setahun kemudian memenangkan pilkada Belitung Timur. Sejak menjadi bupati, namanya sebagai bupati mulai dikenal di tingkat nasional. Kebijakannya brilian dan Ia adalah bupati pertama beretnis Tionghoa. Karena kebijakannya sebagai bupati, @basuki_btp di daulat menjadi tokoh yg mengubah Indonesia oleh majalah Tempo. Dia letakkan hal-hal baru sebagai pejabat.


Meski hanya 1 tahun 4 bulan saja menjabat sebagai bupati Belitung, karena  harus mengundurkan diri sebagai cagub Prov. Babel, Basuki mewariskan peninggalan-peninggalan besar. @basuki_btp sukses mengasuransikan kesehatan semua warganya. Siapapun warga Beltim, tidak perlu lagi khawatir sakit, tinggal ke rumahsakit. Dia mengecek langsung semua kebutuhan masyarakat ke lapangan dan menggodok kebijakan dengan sistem yang keras terhadap birokrasinya.


Selama menjadi bupati, Basuki tidak pernah menutup kaca ketika berada di atas mobil. Dia tak menunggu warga mengulurkan tangan, dia selalu duluan mengulurkan tangannya. Namun peristiwa diskriminasi belum juga selesai meski @basuki_btp telah terpilih menjadi bupati. Masih banyak hal-hal yang tidak mengenakkan. Awal menjadi bupati, Ia dicegah untuk tidak menjadi pembina upacara. Masyarakat tidak mau hormat sama orang China, begitu isunya.


Namun @basuki_btp memaksa. Dia tidak mau diancam-ancam sebagai pemimpin. Ia tetap ngotot mau jadi pembina upacara. “Dulu ketika SD saya dilarang jadi penggerek bendera, sekarang sudah menjadi bupati masih juga tak boleh jadi pembina. Kamu tembak juga saya rela!” tukasnya.

Basuki Tjahaja Purnama / Ahok Bersama Istri


Ketika @basuki_btp menjadi bupati, bukan masyarakat muslim yang protes dengan kebijakannya sebagai bupati. Malah umat yang seagama dengannya. Basuki dituduh tidak memperhatikan pembangunan gereja, malah mempermudah dan menyumbang pembangunan masjid2. @basuki_btp berang,menurutnya gereja tidak perlu dibantu. “Kalian saweran aja, gereja udh jadi. Kalau masjid memang harus disokong.” Jelas Basuki. Masyarakat Muslim jumlahnya 93% dan masjid butuh banyak. Gereja cuma butuh sedikit dan umat kristen lebih baik ekonominya. Selain membangun mesjid, @basuki_btp juga menaik-hajikan ustad dan ulama-ulama yang belum bergelar haji. Lebih dari 100 orang dihajikan. @basuki_btp bahkan ikut safari ramadhan ketika bulan ramadhan tiba. Meski Ia harus menunggu saja di parkiran sampai selesai.


Gubernur lah yang bolak-balik mesjid-parkiran untuk mengantarkan makanan. Tetap @basuki_btp selalu bertahan dalam safari ramadhan.


Dalam setiap kampanyenya, @basuki_btp juga tidak pernah menggunakan sembako/bagi2 duit. Dia percaya dengan kartu nama, dan nomor hp nya. Menurut @basuki_btp yang dibutuhkan rakyat adalah no. hp nya. Rakyat harus bisa menggapai dan mengakses pemimpinnya. Sebagian besar warga Belitung, mulai dari nelayan, pedagang, sampai PNS punya nomor HP Bupati. Semua hal bisa dilaporkan langsung.


Pernah ada nelayan yg melaporkan LSM yg menimbun solar subsidi di Manggar, @basuki_btp lgsung turun ke lapangan dan mengganti LSM tersebut. Ada juga pungutan liar yg dilaporkan oleh murid SMA, @basuki_btp turun dan mengusut korupsi di sekolah itu. Basuki memegang hp nya sendiri dan Ia selalu mengusahakan membantu orang yang mengeluh. Disitu Ia sadar kondisi sebenarnya dari kebijakannya. Pemimpin yang tau persis kebijakannya dirasakan rakyat atau tidak, itulah @basuki_btp. Semua bisa menggapainya.


Kampanye no HP ini tetap dipertahankan @basuki_btp di Jakarta. Yang pernah bertemu Basuki, pasti liat dia agak “sibuk” sama hp nya. Jika masih ada yang mempertanyakan Pak @basuki_btp tidak akan adil karena berlatar belakang agama minoritas. Berarti dia belum mengenal siapa Basuki.


Nah, ada yg menarik lagi. Sebagian bilang ini kelebihan, sebagian ada yg blg ini kekurangan. Yaitu, Pak @basuki_btp ini bicaranya ceplas-ceplos. Silahkan liat Youtube Pak Basuki sebagai anggota DPR. Ucapannya cepat, tegas, dan emosional. Dia org yg tak sanggup menyembunyikan kegelisahannya. Namun seringkali karena kecepatannya itu, omongan Pak Basuki sering diputarbalikkan dan dipotong-potong sehingga salah arti. Masih ingat cerita tentang ayat-ayat konstitusi kemarin? Itu hasil putarbalikkan dari tetangga kita tercinta. Jika dilihat keseluruhan maksud Pak Basuki lebih dari itu. Harus diingat Pak @basuki_btp adalah seorang nasionalis sejati. Dia mengedepankan persatuan n kepentingan nasional dan menepikan SARA.


Sebagai pejabat negara, pemimpin memang harus patuh kepada undang-undang/ ayat-ayat konstitusi. Dia harus berjalan dalam koridor hukum, harus bersih dan transparan. Karena ayat-ayat agama kedudukannya jauh lebih tinggi kedudukannya sehingga sudah seharusnya dijalankan. Kita tidak bisa memakai ayat-ayat agama dalam menjalankan hukum di negara oleh karena itu hukum konstitusi harus di tegakkan.


Inget waktu itu tim nya Foke mencoba merapat ke Ahok untuk dijadiin wakilnya. Gue blg “Aku gamau dukung bapak kalo jd wakilnya Foke”. Nono Sampono waktu itu juga merapat ke Ahok untuk dijadiin wakilnya. Karena Nono tau sekali track record Ahok kayak gimana. Namun Ahok menolak. Sebelumnya, calon Independen juga dukung Ahok maju gubernur dengan dukungan massanya. Tapi itu orang deklarasiin sendiri bareng anaknya alm.pelawak. Akhirnya ketika bertemu dengan Jokowi, Ahok merasa satu visi& track recordnya pun sama ketika di Belitung & Solo. Majulah mereka berdua. Perfect!


Oleh karena itu jangan pernah memandang sebelah mata wakilnya Jokowi ini, mereka sama-sama bagus dan egaliter. Insya Allah diamanatkan wujudkan Jakarta Baru. Untuk masalah agama, Ahok tidak pernah mempermasalahkan. Dia prioritaskan sesuatu sesuai dengan kondisi. Ahok sangat menghormati semua agama. Omongan Ahok mengenai ayat2 suci di pelintir banyak org. Mereka nggak ngerti maksud Ahok itu apa. Yang nggak diinginkan Ahok adalah, ketika seorang pejabat disuruh bayar pajak dia berlindung pada ajaran agama tertentu. Dan ketika dipenjara berlindung pada konstitusi. Maka dari itu ayat2 suci tidak bisa digabungkan dengan konstitusi.


Percaya atau tidak, Ahok gak punya mobil. KPK pun tidak percaya. Itu kenapa? Karna Ahok lebih suka menolong orang dibanding beli untuk pribadinya. Mengenai kepemimpinan Ahok di Belitung, salah satu Kyai besar disana membandingkan Ahok dengan si “pengacara” dari babel juga. Inisial Y. Kyai itu bilang “Ahok biarpun Kristen, orang-orang Belitung pada dinaikin haji. Kalo si Y yg diberangkatin hanya keluarganya. Ahok sgt cinta rakyat!”


Ahok tidak membedakan orang, timses lawan politiknya di Belitung ada yg memiliki kinerja bagus dijadikan bagian dari jajaran pemerintahannya. Teringat ketika gue ke belitung, ada seorang pendeta yang datang menemui Ahok. Intinya ingin meminta sumbangan berupa mobil. Mobil itu konon katanya dipakai untuk antar jemput jemaat. Waktu itu pembicaraan Pak Ahok dan pendeta didepan saya. Ahok langsung menolaknya. Karena yang Kristen di desa Gantung (desa Ahok) hanya sedikit dan jaraknya sempit. Kalo tiap minggu ke gereja kata Ahok masih bisa jalan kaki. Si pendeta gak terima dan marah-marah ke Ahok sambil bilang “Kamu hanya sumbangkan ke masjid-masjid saja, agamamu tidak disumbang”. Ahok jawab ; “Aku sumbangkan gereja juga, Tapi tidak banyak karena disini mayoritas lebih banyak yang memakai mesjid”. Pendeta pun pulang.


Besoknya gw dkk ijin sama Pak Ahok untuk wawancara masyarakat Belitung mengenai dia. Pak Ahok bilang “Kalau mau wawancara ditempat yang milih saya dikit. “Karna kalau kalian wawancara ditmpt saya menang, pasti baik semua”. Akhirnya kita ketempat yang sedikit pilih Ahok. Dalam perjalanan, gue berfikir pasti jelek-jelek nih yang bicara tentang Ahok. Dugaan gue melesat, semua mengakui Ahok padahal dulu gak nyoblos Ahok.


Beruntung, sekarang Jakarta dapat giliran berikutnya yang akan diubah oleh Ahok. DKI Jakarta jangan sampai hilang kesempatan emas ini. Saya ngetwit ini tidak dibayar, dikasih hadiah apalagi dijanjiin dikasih jabatan. Saya ingin negara ini berubah, keadilan sosial merata. Tiap hari bantu Ahok saya tidak dibayar, saya dkk simpati terhadap kinerjanya. Saya hanya bisa membantu dana untuk Ahok melalui jualan kemeja. Semua keuntungan saya serahkan untuk kampanye JB, walaupun capek tapi saya dkk puas menolong orang yang memang pantas ditolong. Pesan saya : Jika ada suatu kesempatan ikt serta dalam memperbaiki bangsa, buktikan! Mari wujudkan Jakarta Baru.


Penulis Fitra Elnurianda