Tuesday, 30 July 2013

SURAT TERBUKA untuk Jokowi


Gubernur apapun takkan bisa membuat perubahan signifikan di Jakarta, kangmas Jokowi .... sebab persoalan Jakarta takkan bs diatasi ol srg gubernur! ... Benar tidaknya, beres tidaknya Jakarta terletak pd diri srg PRESIDEN !!!

Saya sudah membuat kajian sejak 2008 ttg Jakarta. Ternyata Jakarta tak bisa "diselesaikan" oleh srg gubernur, apalagi jika gubernur dan DPRD nya "main proyek" saja spt yg lalu-lalu.

Permasalahan inti Jakarta bukan terletak soal kedinasan, bukan soal ganti kopaja, menambah busway, mengeruk kanal, merenov rusun, dsb... Persoalan Jakarta terkait sikap tegas pemerintah pusat thd laju urbanisasi di Jakarta, kedisiplinan perencanaan tatakota yg "lively city" (stop pembangunan mal/apartemen,dsb) , penurunan jumlah kendaraan, pembangunan industri di daerah satelit Jakarta, pembangunan daerah-daerah yg bs scr signifikan mengurangi "beban Jakarta" dsb ....

Jakarta bukan sekedar bangun monorel, subway, mrt, busway, dll itu, Jakarta menuntut kecerdasan pemimpin puncak negeri ini. Yang kerjanya bukan berleha2, bukan sbg wisatawan apalagi jalan2 memakai pesawat kepresiden baru, bukan lempar balsem utk rakyat dsb, Jakarta takkan tuntas dg angan2 dan kiat-kiat semacam itu!!!!

Persoalan2 semacam itu takkan tuntas dg APBD, dg rapat tidur DPRD, dg preman2 pasar karbitan itu, dsb. Persoalan2 itu menuntut utk tidak tidurnya kementerian terkait. Menteri tidak tidur berarti presiden pun mesti tidak tidur. Mana bisa persoalan urbanisasi ditekan ol srg gubernur, mana bs gubernur mampu menekan laju pengangguran sementara industri di daerah masih megap2 senin kemis? Mana bs gubenur mengatasi macet jln kota, sementara oknum kementerian terkait foya2 dg fee mafia distribusi kendaraan? Mana bisa, sama sj menggantang asap!!!

Maka dari itu, Indonesia butuh PRESIDEN BARU di 2014 kelak. Bukan presiden memble, bukan presiden pesolek, bukan presiden wisatawan, bukan presiden jago ngarang lagu, dan ngarang curhat, mana bisa, mana bisa kangmas!!!

2014 mesti ada presiden baru dg corak baru, konten dan wataknya baru, TIDAK SEPERTI YG LALU-LALU .... Dan itu aku hanya melihat pd diri kangmas, tidak yg lan.

Maka tak heran negara selalu dirundung keprihatinan nasional hgg saat ini walau judulnya MASIH BAU REFORMASI??? ... Bukan masalah berkurang di negeri ini, malah menumpuk .... Hutang negara tembus Rp 2000T, dolar naik, BBM naik, TDL/tol naik, harga daging naik, korupsi dimana-mana, hukum dipermainkan dg ranjang dan ruang cinta lapas, dsb ... Untuk mengatasi Jakarta saja pemimpin puncak negeri ini spt org2 linglung, maka tak heran persoalan nasional pun linglung. LINGLUNG EVERY WHERE ...!!!

SALAM INDONESIA PERUBAHAN

NE