Sunday, 13 September 2015

Jokowi Groundbreaking Pembangunan Tol Trans Sumatera





Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Kamis (30/4/2015). Di sana, politisi PDIP itu akan melakukan groundbreaking pembangunan jalan Tol Trans Sumatera.

Dikutip dari laman setkab.go.id, pada tahap awal pembangunan proyek jalan bebas hambatan sepanjang 2.818 kilometer ini akan dimulai dari pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, hingga Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Rencana pembangunan segmentasi konstruksi jalan Tol Trans Sumatera di Lampung akan dibangun 3 tahap. Jalan tol direncanakan melintasi Bakauheni, Lampung Selatan melewati sebelah Timur Kota Bandar Lampung hingga Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Pada tahap pertama, pembangunan akan dilakukan di jalur Bakauheni-Natar dengan panjang 104,7 km. Jalan tol sepanjang 104,7 km ini akan melewati Kecamatan Bakauheni, Penengahan, Ketapang, Palas, Kalianda, Way Panji, Sidomulyo,Candipuro, Katibung, Merbau Mataram, Tanjung Bintang, Jati agung, hingga Natar di Kabupaten Lampung Selatan

Pada tahap kedua, pembangunan dilakukan di jalur Babatan-Tegineneng dengan panjang 59,202 km. Sedangkan tahap ketiga jalur Tegineneng-Terbanggi Besar sepanjang 34,135 km.

Dengan demikian total panjang Jalan Tol Trans Sumatera dari Bakauheni-Bandar Lampung-Terbanggi Besar 140,410 km.

Hutama Karya menjadi perusahaan milik negara pertama yang mendapat kesempatan menggarap jalan ini karena telah mengantongi surat penetapan persetujuan lokasi pembangunan.

Jalan Tol Trans Sumatera terbagi dalam empat koridor utama dan tiga koridor prioritas jaringan jalan tol:

Keempat koridor utama:
1. Bandar Lampung (Lampung)-Palembang (Sumatera Selatan)  358 km,
2. Palembang-Pekanbaru (Riau)  610 km,
3. Pekanbaru-Medan (Sumatera Utara)  548 km, dan
4. Medan-Banda Aceh (NAD) 460 km.

Tiga koridor prioritas pembangunan yakni:
1. Palembang-Bengkulu sepanjang 303 km,
2. Pekanbaru-Padang (Sumatera Barat) sepanjang  242 km dan
3. Medan-Sibolga sepanjang 175 km.




Sumber >> 

Jokowi Bangun Jalan 2.000 Km di Pinggir Perbatasan Malaysia



Jakarta -Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen melakukan pembangunan dari pinggiran Indonesia. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan jalan lintas paralel (pinggir garis batas) perbatasan di Pulau Kalimantan, yang berbatasan langsung dengan Serawak hingga Sabah, Malaysia.

Jalan lintas paralel perbatasan adalah jalan yang sejajar dengan garis perbatasan Indonesia-Malaysia. Membentang dari ujung Barat hingga ujung Timur Pulau Kalimantan, melintasi 3 Provinsi yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Dari data Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU dan Perumahan Rakyat (PUPR), total panjang jalan lintas paralel ini mencapai kurang lebih‎ 2.101 km.

"Kalimantan Barat 737,46 km, Kalimantan Timur 193,01 km, dan Kalimantan Utara 1.170,35 km," terang Direktur Jenderal Binamarga Hediyanto W Husaini kepada detikFinance, Rabu (19/8/2015).

Ia menyebut, jalan lintas paralel ini akan menghubungkan Temajuk di ujung Barat hingga Sei Ular di ujung Timur.

"Dari barat itu ada Temajuk, Seluas, Balaikarangan, Rasau, Sepulau, Nangabadau, Lanjak, Tanjung Kerja, Nanga Era, terus ke timur ada Tiong Ohang, Long Panghai, Metutang, Long Bawang, Long Bujang, Long Kemuat, Langap, Malinau, Mensalong, Simanggaris dan Sei Ular," ujarnya.

Dari total panjang lintas paralel tersebut, sekitar 703,3 km belum tersambung dan masih tertutup hutan. "Tahun ini yang menjadi prioritas pembukaan ada sekitar 249 km. Itu yang kita kerjasamakan dengan Zeni Angkatan Darat. Dari target 249 km yang direncanakan, sudah 70 km terbuka," ujarnya.

Diharapkan target tersebut bisa tercapai hingga akhir tahun. Mengingat, saat ini Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, telah memberikan instruksi untuk melakukan percepatan dengan menambah jam kerja, serta menambah alat berat untuk membantu pekerjaan pembukaan lahan.

"Yang sudah terbuka itu sekitar 70 km. dari yang kami targetkan di tahun ini 249 km. Pak Menteri bilang itu sudah bagus, tinggal kami teruskan. Sekarang sedang proses percepatan. Saya minggu lalu habis dari sana memantau langsung. Ketemu satuan kerjanya dan mereka sudah mulai tambah alat berat sesuai instruksinya Pak Menteri," tuturnya.

Dari data Ditjen Bina Marga Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, penanganan jalan lintas paralel perbatasan ini akan dilaksanakan dalam 3 tahun anggaran secara bertahap.

Di tahun ini dialokasikan Rp 795,22 miliar, sekitar Rp 499,78 miliarnya digunakan untuk membuka kawasan hutan menjadi badan jalan bekerjasama dengan Zeni Angkatan Darat.

Di 2016m dialokasikan Rp 1,31 triliun untuk melanjutkan proses pembukaan hutan dan peningkatan kapasitas jalan, seperti pengaspalan dan pemadatan badan jalan. Di 2017, dialokasikan Rp 1,2 triliun untuk peningkatan kapasitas jalan.

Friday, 11 September 2015

Fakta Kegagalan Jokowi Sebagai Presiden

NEWSmedia - Newsmediers,  di 6 bulan kerja Presiden Jokowi ternyata banyak sekali tantangan dari berbagai sektor. Mulai dari beragam kebijakan, hingga naiknya harga BBM yang berimbas kepada naiknya harga kebutuhan pokok. Walau banyak sekali yang menghujat dan menyesal telah memilih mantan Walikota Surakarta (dulu bernama Solo) dan mantan Gubernur Jakarta itu, namun tak sedikit yang yang masih optimis akan kinerja sang Presiden.


Tak sedikit pula yang menjuluki Presiden Jokowi yang katanya 'plonga-plongo' seolah tak tau hal yang dialami oleh negara ini. Apabila dibalik, berapa banyak diantara kita yang mengerti secara persis masalah negara ini?

Taukah sobat, Presiden yang katanya 'plonga-plongo' itu ternyata telah menuntaskan berbagai hal yang kebanyakan kita sebagai masyarakat lupa bahkan nggak tau.

Ternyata...

  • Presiden yang katanya 'plonga-plongo' inilah yang hari ke-2 jadi Presiden, Malaysia langsung mencabut mercu suarnya ..!
  • Presiden yang katanya 'plonga-plongo' inilah yang lalu meminta hak kedaulatan udara RI bagian timur agar segera dikembalikan setelah puluhan tahun dipegang otoritasnya oleh Singapura. Kalau tidak kembali, perang!
  • Presiden yang katanya 'plonga-plongo' ini jugalah yang membuka ratusan hektar lahan hutan untuk membuat rumah bagi pengungsi letusan gunung sinabung yang telah diterlantarkan pemerintahan sebelumnya.
  • Presiden yang katanya 'plonga-plongo' inilah yang belum 100 hari langsung membereskan masalah Lapindo yang sewindu terabaikan.
  • Presiden yang katanya 'plonga-plongo'ini lah yang memberikan statement keras agar PT. FREEPORT harus segera membangun smelter di Papua. Kalau tidak, kontrak Freeport akan segera dicabut. Dengan adanya smelther, maka Freeport tidak punya alasan untuk membawa hasil mentahan ke negaranya, dan harus diolah di Indonesia.
  • Presiden yang katanya 'plonga-plongo' inilah yang pertama kali mengeksekusi mati terpidana NARKOBA.
  • Presiden yang katanya 'plonga-plongo' ini juga menjadi yang pertama berani mengkritik dengan keras BANK DUNIA, ADB, dan IMF dan menyerukan semua negara untuk tidak mempunyai ketergantungan dengan 3 lembaga keuangan Amerika ini, dan cukup membuat Amerika gemetar.
  • Presiden yang katanya 'plonga-plongo' inilah tak pernah sekalipun menjelek-jelekan dan menghina-dina orang lain bahkan selalu membalas cacian dengan senyuman.
  • Presiden yang katanya 'plonga-plongo' inilah dikagumi ratusan pemimpin dunia namun di negerinya sendiri dicibir dan dihujat!
  • Presiden yang katanya 'plonga-plongo' inilah setiap hari dihujat jutaan caci maki haters sementara ia sibuk bekerja dari pagi sampai pagi lagi tanpa punya niat mengkriminalisasikan haters.


Intinya, kita sebagai rakyat harus sedikit optimislah. Mungkin dibalik semua ini ada hikmahnya.